Karang Taruna Lampung Selatan Geber 'Rajabasa Mountain' Sebelum Lengser

Karang Taruna Lampung Selatan Geber 'Rajabasa Mountain' Sebelum Lengser

LAMPUNG SELATAN — Pengurus Karang Taruna Kabupaten Lampung Selatan tancap gas di pengujung masa bakti 2022–2027. Lewat ajang audiensi panas dan strategis pada Rabu malam (28/7/2026), jajaran pengurus resmi membeberkan mega-agenda penutup kepengurusan yang langsung diganjar lampu hijau penuh oleh Bupati Lampung Selatan.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol MARTONI SANI, Asisten Pemerintahan dan Kesra M. DARMAWAN, M.M., serta Calon Ketua MPK Karang Taruna Lampung Selatan.

Aksi pamungkas bertajuk “EKSPLOR SPIRIT LOKAL WISDOM: RAJABASA MOUNTAIN – THE POWER ICON OF SOUTH LAMPUNG” ini dipastikan bakal meledak pada 26–28 Oktober 2026, bertepatan langsung dengan momentum sakral Hari Sumpah Pemuda.

Ketua Karang Taruna Lampung Selatan, SAHIRUL HIDAYAT, menegaskan bahwa hajat besar ini adalah kado perpisahan sekaligus dedikasi mutlak untuk membakar semangat pemuda dan merawat marwah kearifan lokal daerah.

"Ini bukan sekadar lomba pendakian biasa! Ini adalah wadah tempaan karakter, aksi nyata penjagaan lingkungan, dan manifestasi cinta tanah kelahiran. Kami ingin masa bakti ini ditutup dengan jejak sejarah yang abadi," seru Sahirul lantang.

3 Pilar Utama Guncang Gunung Rajabasa

Medan Gunung Rajabasa bakal disulap menjadi pusat pergerakan pemuda lewat tiga mata acara strategis yang wajib diikuti perwakilan desa dan kelurahan se-Kabupaten:

Lomba Pendakian Gunung Rajabasa: Uji mental, ketangguhan fisik, disiplin, dan soliditas tim sampai ke puncak.

Lomba Visualisasi Kreatif: Perang konten dan karya dokumentasi paling ciamik untuk mendongkrak citra pariwisata dan budaya lokal ke kancah global.

Gerakan Penghijauan: Aksi heroik penyelamatan ekosistem hutan penyangga air dan biodiversitas kawasan.

Puncaknya? Upacara megah Hari Sumpah Pemuda siap menyatukan seluruh energi pemuda Lampung Selatan dalam satu barisan

5 Tuntutan Strategis Disetor ke Pemkab

Tak main-main, Sekretaris Jenderal Karang Taruna, SAEFUNNAIM langsung membongkar lima poin permohonan harga mati kepada Bupati selaku Dewan Pembina Utama:

Penanggung Jawab Utama: Meminta Bupati memimpin langsung payung komando demi jaminan kesuksesan acara.

Instruksi Kepesertaan Desa: Mendesak Dinas PMD mengeluarkan instruksi wajib kirim delegasi bagi seluruh desa/kelurahan.

Kolaborasi Lintas Instansi: Melibatkan Dinas Sosial, BPBD, Damkar, dan Satpol PP untuk pengamanan ekstra di jalur ekstrem.

Keterlibatan Dunia Usaha: Menyeret Forum CSR untuk mengalirkan sponsor penuh dari korporasi lokal.

Aliansi Geotermal: Membuka kemitraan strategis dengan pengelola energi hijau untuk edukasi dan support penuh.

Mendengar paparan fantastis tersebut, Bupati Lampung Selatan langsung mengambil sikap tegas tanpa ragu:

"Pemerintah Kabupaten siap back-up penuh, Semua fasilitas, kebijakan, dan ruang kolaborasi kita buka seluas-luasnya demi kesuksesan total acara ini" tegas Bupati.

Di sisi lain, Bupati juga melayangkan ultimatum keras terkait masa depan organisasi. Administrasi dan restrukturisasi kepengurusan baru wajib segera dikebut sesuai regulasi dan aturan hukum yang berlaku agar roda organisasi tak pernah berhenti berputar kencang.