DPRD DAN PEMKAB LAMPUNG SELATAN RESMI TEKEN KUA-PPAS, INFRASTRUKTUR & KESEHATAN JADI RAJA

DPRD DAN PEMKAB LAMPUNG SELATAN RESMI TEKEN KUA-PPAS, INFRASTRUKTUR & KESEHATAN JADI RAJA

LAMPUNG SELATAN — Suhu politik dan anggaran di Bumi Khagom Mufakat mendadak memanas, di Ruang Sidang Paripurna DPRD pada Rabu (29/7/2026), pimpinan legislatif dan eksekutif resmi menuntaskan babak krusial. 

Agenda penandatanganan nota kesepakatan bersama antara Pimpinan DPRD dan Bupati Lampung Selatan terhadap KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 resmi diketok! Di balik meja sidang, arah baru pembangunan Lamsel langsung dicanangkan dengan fokus tanpa kompromi.

Ketua DPRD Lampung Selatan, ERMA YUSNELI, langsung pasang badan mengawal duit rakyat. Usai sidang paripurna, ia menegaskan bahwa pertarungan anggaran tahun 2027 tidak main-main. Prioritas utama dialokasikan secara beringas untuk sektor-sektor yang paling mendesak, terutama infrastruktur dan Dinas Kesehatan yang menyedot porsi anggaran lebih jumbo dibanding instansi lainnya.

"Kemarin prioritas kita jelas: kebutuhan mendesak seperti infrastruktur dan dinas kesehatan yang butuh injeksi anggaran lebih besar dari yang lain. Rekomendasi pengawasan sudah kita layangkan ke dinas terkait. Begitu masuk tahap raperda, awas saja kalau melenceng, kita pelototi dan awasi secara ketat!" tegas Erma dengan nada tajam.

Tak mau kalah taring, Wakil Bupati Lampung Selatan, SYAIFUL ANWAR, membeberkan angka fantastis di balik proyeksi awal APBD 2027 yang dipatok di kisaran Rp2,1 Triliun. Fokusnya bukan sekadar angka di atas kertas, melainkan ledakan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat nyata

Syaiful membeberkan target ambisius: lompatan proyeksi infrastruktur tahun 2027 ditargetkan meroket di angka 5,8 hingga 6,5 persen.

Demi mendanai ambisi besar ini, Pemkab Lamsel tidak tinggal diam mengandalkan cara konvensional. Strategi jemput bola digeber habis-habisan untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD):

Optimalisasi Pajak & Retribusi: Dobrakan terobosan di titik-titik potensial baru yang selama ini lolos dari radar pungutan.

Sektor Unggulan Ngebut: Pariwisata Lamsel yang sedang menggeliat dipacu jadi mesin uang baru, disusul sektor pertanian dan investasi yang ditargetkan melampaui rekor tahun lalu—di mana realisasi investasi sukses menyentuh angka Rp3 Triliun dan kini kembali dinaikkan targetnya oleh Pemprov. 

Menghadapi dinamika dan tantangan efisiensi anggaran yang kian mencekik, Pemkab Lamsel dan DPRD sepakat menerapkan jurus jitu: bedah anggaran 

"Dinamika dan tantangannya banyak, termasuk tekanan efisiensi anggaran. Solusinya seperti kata Ketua DPRD tadi: pada tahapan penyusunan berikutnya, kita bedah secara spesifik dan detail. Anggaran yang 'masuk angin' atau tidak terlalu penting dan urgent, langsung kita geser dan alihkan ke sektor yang jauh lebih mendesak untuk rakyat" tegas Syaiful Anwar 

Dengan nota kesepakatan KUA-PPAS 2027 yang resmi diteken di Ruang Sidang Paripurna ini, gendang perang pembangunan Lampung Selatan sudah ditabuh. Akankah target fantastis ini mulus melaju atau justru tersandung dinamika birokrasi? Stay tuned!

(Ben)