Lamsel Fest 2 Siap Dimatangkan, UMKM Bakal Diguyur Cuan Sepekan

Lamsel Fest 2 Siap Dimatangkan, UMKM Bakal Diguyur Cuan Sepekan

LAMPUNG SELATAN — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) tidak main-main dalam menggenjot sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. Dipimpin langsung oleh Asisten Ekonomi Pembangunan (Ekobang) bersama jajaran pejabat tinggi pratama, para staf ahli, asisten sekda, hingga jajaran kepala OPD terkait, Pemkab resmi mematangkan persiapan Lamsel Fest 2 dalam rapat intensif di Aula Rajabasa, Jumat (2/10/2026).

Mengusung semangat besar untuk mensejajarkan diri dengan daerah pelopor festival nasional seperti Banyuwangi, Jember, hingga Dieng, event tahunan ini dipastikan bakal tampil jauh lebih megah dan matang dibanding edisi perdana tahun lalu.

Kadiskominfo Lamsel, Hendry Kurniawan, menegaskan bahwa Lamsel Fest 2 bukan sekadar agenda seremonial tahunan biasa. Dengan prioritas utama di sektor pariwisata, pemkab ingin menciptakan daya tarik wisata yang kuat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

"Semangat kita bukan semata-mata bikin acara, tapi kita ingin menciptakan festival berkelas seperti di Banyuwangi, Jember, dan Dieng. Tahun lalu persiapan kita hanya 7 sampai 10 hari dan sukses besar. Nah, tahun ini persiapannya jauh lebih matang dengan desain visual yang lebih ciamik dan berkualitas tinggi" seru Hendry Saat diwawancara usai agenda tersebut

Sejumlah inovasi disiapkan matang oleh lintas OPD yang terlibat. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan sibuk meracik koreografi tarian kolosal, sementara Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah mematangkan konsep running yang unik.

Ada yang beda dan bikin penasaran. Jika tahun lalu ajang lari digelar siang hari, Lamsel Fest 2 tahun ini merencanakan agenda lari di malam hari (night run) untuk memberikan sensasi yang lebih segar dan spektakuler.

Tak kalah penting, sektor kerakyatan menjadi sorotan utama. Berkat kolaborasi Disperindag dan Dinas Koperasi & UKM, durasi lapak bagi pelaku usaha diperpanjang secara drastis.

"Kalau dulu UMKM hanya berjualan 2-3 hari dan rasanya kurang maksimal, tahun ini tenda sarnafil untuk 200 UMKM akan kita gelar mulai H-4 sebelum acara puncak atau 7 hari penuh, Biar para pelaku usaha makin puas meraup cuan karena keramaian yang terus terjaga," jelas Hendry.

Menyusul suksesnya penyelenggaraan perdana yang mendatangkan sekitar 5.000 pengunjung, Pemkab Lamsel menargetkan lonjakan jumlah pengunjung yang lebih masif pada perhelatan yang dijadwalkan berlangsung pada puncak acara tanggal 13, 14, dan 15.

Meski menargetkan lautan manusia, faktor kenyamanan dan ketertiban tetap menjadi harga mati. Pemkab memastikan sinergi ketat bersama pihak Kepolisian, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan (Dishub) guna menjamin keamanan serta kelancaran arus lalu lintas selama perhelatan akbar tersebut berlangsung.

"Untuk seluruh masyarakat Lampung Selatan, simak terus, dukung, dan ramaikan! Ini festival dari kita, untuk pariwisata kita, sekaligus hiburan spektakuler untuk menghibur masyarakat semua. Mari kita sukseskan bersama" pungkasnya