Wabup Lampung Selatan Bocorkan Proyek Miliaran & Jurus Jitu Dongkrak Ekonomi Desa

Wabup Lampung Selatan Bocorkan Proyek Miliaran & Jurus Jitu Dongkrak Ekonomi Desa

LAMPUNG SELATAN – Bukan sekadar seremonial belaka! Momen Safari Ramadan dimanfaatkan betul oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan untuk memamerkan "taring" pembangunan. Di hadapan jamaah Masjid An-Nur, Desa Lebung Sari, Wakil Bupati M. Syaiful Anwar menegaskan bahwa infrastruktur adalah harga mati untuk menghidupkan ekonomi desa.

Syaiful blak-blakan menyebut jalan rusak sebagai penghambat rezeki. Baginya, akses yang mulus adalah jalan tol menuju kesejahteraan.

“Logikanya sederhana: jalan lancar, hasil tani cepat laku, mobilitas warga ngegas, ujung-ujungnya dompet rakyat makin tebal,” tegas Syaiful pada Kamis (26/02/2026).

Tak main-main, sepanjang tahun 2025, Pemkab sudah menggelontorkan dana fantastis lebih dari Rp15 miliar khusus untuk memoles Kecamatan Merbau Mataram. Proyek raksasa ini mencakup jembatan, drainase, hingga gorong-gorong yang siap dilanjutkan kembali di tahun 2026 demi pemerataan yang nyata.

Selain urusan aspal, Merbau Mataram kini jadi sorotan karena potensi alamnya yang gila-gilaan. Dari sektor wisata, muncul gebrakan “Srawung Seni Sawah” di Desa Triharjo yang mengawinkan seni dengan keindahan alam.

Sektor UMKM pun tak kalah "pedas"! Mulai dari gula aren, lele asap, hingga keripik lumer mulai membanjiri pasar. Syaiful memberikan instruksi keras kepada Camat dan Kepala Desa:

Wajib berikan ruang luas bagi pelaku UMKM.

Dilarang keras membiarkan pengusaha kecil berjuang sendirian.

Bantu pemasaran agar produk lokal naik kelas.

Sambil menyelam minum air, Pemkab juga menebar kebaikan dengan menyalurkan 35 paket sembako untuk anak yatim dan hibah Rp15 juta untuk renovasi masjid.

Di akhir orasinya, Syaiful melempar pesan menohok bagi para provokator. Ia meminta warga tetap solid dan tidak termakan isu miring selama Ramadan. Hebatnya lagi, Wabup membuka pintu lebar-lebar bagi warga yang ingin "curhat" atau melayangkan kritik, baik lewat jalur resmi maupun media sosial.

Safari Ramadan kali ini adalah bukti nyata bahwa Pemkab Lampung Selatan tidak hanya duduk di balik meja, tapi turun ke lapangan untuk memastikan setiap rupiah anggaran berubah menjadi manfaat bagi warga

(***)