PAC Fatayat NU Palas Resmi Dilantik, Siap Jadi Garda Terdepan Bentengi Umat dan Bangsa
LAMPUNG SELATAN – Aura semangat perjuangan dan pengabdian menyelimuti Masjid Darul Iqomah, Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas. Pada Sabtu (9/5/2026), jajaran Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat NU Kecamatan Palas masa khidmat 2025–2029 resmi dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung sangat khidmat dan sarat makna religius.
Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi biasa, melainkan menjadi tonggak sejarah baru bagi konsolidasi jam’iyah Nahdlatul Ulama di wilayah Palas. Kegiatan ini semakin bergaung karena dirangkaikan dengan Pengajian Rutin Majelis Istighotsah Al Istiqomah (MIA) yang dihadiri ribuan jamaah dan tokoh-tokoh penting.
Pelantikan ini menjadi potret nyata harmonisasi antara pimpinan daerah, ulama, dan organisasi kemasyarakatan. Hadir langsung di lokasi acara:
Camat Palas, Rosalina, M.Kep.
Pembina MIA Lampung Selatan, KH Nur Mahfudz, S.E.
Rais Syuriyah MWCNU Palas, Kiai Lazimudin.
Ketua MWCNU Palas, Ustadz Sutikno.
Ketua MIA Lampung Selatan, Hj Nunuk Nirwana, S.E.
Ketua PC Fatayat NU Lampung Selatan, Sahabat Mukhoyyaroh, S.Pd.I.
Tak hanya itu, kekuatan barisan NU semakin terlihat dengan kehadiran badan otonom lainnya seperti GP Ansor, Muslimat NU, serta delegasi Fatayat NU dari berbagai kecamatan di Lampung Selatan.
Dalam sesi mauidhah hasanah yang membakar semangat, Rais Syuriyah MWCNU Palas, Kiai Lazimudin, mengangkat kisah heroik Sayyidah Nusaibah binti Ka’ab. Beliau adalah sosok sahabati Nabi yang dikenal sebagai "Perisai Rasulullah" dalam Perang Uhud.
"Kisah Sayyidah Nusaibah harus mendarah daging di jiwa kader Fatayat NU. Perempuan memiliki peran vital dalam perjuangan agama dan kedaulatan bangsa. Fatayat harus menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah NU dan membentengi umat dari tantangan zaman" tegas Kiai Lazimudin di hadapan ratusan kader hijau-hijau.
Prosesi pelantikan yang dipimpin oleh Ketua PC Fatayat NU Lampung Selatan, Sahabat Mukhoyyaroh, S.Pd.I, berlangsung emosional. Usai mengukuhkan Homsiawati, S.Pd. sebagai nakhoda baru PAC Fatayat NU Palas, Mukhoyyaroh menitipkan pesan spiritual yang mendalam.
Ia mengutip wasiat luhur muassis Nahdlatul Ulama, Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari, bahwa siapa pun yang mengurus NU akan dianggap santri beliau dan didoakan husnul khatimah.
"Niatkan khidmah ini lillahi ta'ala dan libtigha'i mardlatillah. Kita bergerak semata-mata mengharap rida Allah SWT, menjaga sanad perjuangan para ulama agar tidak terputus," Tuturnya
Selain pelantikan, momentum ini juga memperkuat gerakan spiritual di Lampung Selatan. Pembina MIA, KH Nur Mahfudz, mengajak seluruh jamaah untuk konsisten dalam gerakan Istighotsah Doa Bersama Keliling dari desa ke desa yang diadakan setiap Sabtu di awal bulan.
"Gerakan ini bertujuan untuk mendoakan keamanan bangsa, kedamaian Provinsi Lampung, serta kesehatan para pemimpin, khususnya Bupati Lampung Selatan, agar senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah rakyat." Tegasnya
Ia menambahkan bahwa mereka juga rutin mendistribusikan santunan setiap jum'at berkah untuk anggota Majelis yang sedang sakit, melahirkan bahkan meninggal dunia.
Camat Palas, Rosalina, turut memberikan apresiasi tinggi. Menurutnya, peran perempuan NU, khususnya Fatayat, sangat krusial dalam mendukung program pembangunan di tingkat desa, mulai dari penguatan ekonomi keluarga hingga pemberdayaan masyarakat.
PAC Fatayat NU Palas kini telah resmi berlayar. Di bawah kepemimpinan Homsiawati, organisasi ini diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul, tetapi menjadi mesin penggerak perubahan yang menebarkan kemanfaatan luas bagi seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Palas.
(Ben)