Menjaga Keselamatan Bangsa, PW Muslimat Nu DKI Gelar Istighosah dan Doa Bersama

Menjaga Keselamatan Bangsa, PW Muslimat Nu DKI Gelar Istighosah dan Doa Bersama

Jakarta - Pengurus Wilayah Muslimat Nahdlatul Ulama (PW Muslimat Nu), Kantor Wilayah (KAWIL) Kemenag, dan Pemerintah Daerah DKI Jakarta akan memperingati Maulid Nabi dengan beristighotsah dan doa bersama untuk keselamatan bangsa pada Rabu esok hari (3/9/2025) di Masjid Raya KH. Hasyim Asy'ari Jakarta 

Acara tersebut memperkenankan secara umum bagi masyarakat yang ingin hadir ikut serta pada kegiatan yang mereka selenggarakan 

Diketahui bersama bahwa akhir-akhir ini terdapat banyak peristiwa unjuk rasa disetiap daerah se-Indonesia yang disebabkan dari kebijakan pemerintah hingga menelan korban nyawa dan juga massa yang tertangkap 

Akibat peristiwa itu menimbulkan unjuk rasa yang mengarah kepada gerakan bercorak Fandalisme dan Anarkisme, yang menyebabkan penjarahan rumah bahkan gedung - gedung terbakar

Ketua Panitia Hj.Ita Rahmawati Ketua 1 PW Muslimat NU Dki Jakarta menyebutkan beberapa poin yang menjadi dasar daripada acara yang ia laksanakan 

1. Menolak Kekerasan

Muslimat NU menolak segala bentuk tindakan anarkis yang merusak fasilitas umum, menyakiti orang lain, atau menimbulkan kerugian sosial.

Kekerasan bukanlah jalan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam yang menjunjung tinggi kedamaian.

2. Mendukung Aspirasi yang Santun

Menegaskan bahwa menyampaikan aspirasi adalah hak konstitusional, tetapi harus dilakukan dengan cara damai, tertib, dan beradab.

Mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menggunakan jalur-jalur demokratis yang sesuai aturan hukum.

3. Mengutamakan Dialog dan Musyawarah

Mengajak semua pihak untuk lebih mengedepankan musyawarah, dialog terbuka, dan mencari solusi yang maslahat bagi semua pihak.

Menekankan pentingnya komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah tanpa harus melalui tindakan destruktif.

4.Menjaga Persatuan dan Ketertiban

 Muslimat NU berkomitmen menjaga persaudaraan antarwarga bangsa dan menolak upaya memecah belah umat melalui provokasi anarkis.

Menyuarakan pentingnya stabilitas sosial demi terciptanya ketenteraman hidup bersama.

5. Mendidik Generasi dengan Akhlak Mulia

Sebagai kaum ibu, Muslimat menekankan peran keluarga dalam menanamkan nilai kesabaran, kedamaian, dan akhlak mulia.

Mendorong generasi muda untuk menyalurkan aspirasi dengan cara kreatif, positif, dan sesuai nilai keislaman.

6. Menjaga Anak-anak dari Pengaruh Negatif

Muslimat berkomitmen melindungi anak-anak dari dampak buruk tontonan kekerasan, provokasi, dan perilaku anarkis.

Mengarahkan anak-anak agar tumbuh dalam lingkungan yang sehat, penuh kasih sayang, dan jauh dari budaya kekerasan.

7. Mendoakan Kebaikan Bangsa

Muslimat NU mengajak masyarakat kota jakarta untuk senantiasa berdoa demi terciptanya ketenangan, keamanan, dan keberkahan bangsa.

Memohon agar segala permasalahan dapat diselesaikan dengan kepala dingin dan penuh kasih sayang.

Selain itu, Yayah Ruchyati, selaku Wakil Ketua 3 PW Muslimat NU Dki Jakarta, menyampaikan keprihatinan atas tragedi yang terjadi di Jakarta dan di sejumlah daerah. 

"Saya berharap peristiwa tersebut menjadi yang terakhir, karena aspirasi rakyat seharusnya melahirkan keadilan, bukan kekerasan, penjarahan, ataupun perusakan fasilitas umum" ujar Yayah

Yayah menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan ajakan moral untuk menjaga negeri dengan kasih sayang, kemudian itu merupakan Muslimat Nu untuk merawat ibu Pertiwi dengan hati yang teduh

"Doa bersama ini adalah ajakan moral untuk menjaga negeri hususnya Jakarta dengan kasih sayang" sambungnya 

 

"Ini merupakan ikhtiar dari Muslimat NU Dki Jakrta untuk merawat ibu pertiwi dengan hati yang teduh. Doa adalah kekuatan perempuan untuk mengajak bangsa kembali mengedepankan kasih sayang, bukan permusuhan. Negeri ini harus kita jaga bersama" tutupnya 

Secara terpisah, Dr. h. Adib, M.ag, Kakanwil Kemenag Prov DKI Jakarta kepada media Rajabasapos.id mengatakan bahwa melalui acara istighosah dan doa bersama tersebut untuk memohon perlindungan hingga terjaganya persatuan serta kesatuan bangsa 

"Dengan istighisah dan doa bersama kita bermunajat kepada Allah Swt seraya memohon perlindungan Nya semoga bangsa Indonesia terhindar dari segala perpecahan dan permusuhan, serta mampu merawat harmoni dan kedamaian menuju negeri baldatun thayyobatun warobbun ghofur" tegasnya