Mempererat Barisan di Bawah Panji NU, PCNU Lampung Selatan Gelar Lailatul Ijtima’ Penuh Khidmat

Mempererat Barisan di Bawah Panji NU, PCNU Lampung Selatan Gelar Lailatul Ijtima’ Penuh Khidmat

LAMPUNG SELATAN – Suasana khidmat menyelimuti Kantor PCNU Lampung Selatan pada malam Ahad tepat pada awal di bulan ini (9/6/2025). Puluhan jama'ah dan pengurus berkumpul, duduk bersila dalam satu barisan linier yang melambangkan kesetaraan dan persaudaraan, guna mengikuti rutinan Lailatul Ijtima’.

Bukan sekadar pertemuan biasa, agenda bulanan ini menjadi momentum sakral untuk memperkuat spiritualitas sekaligus konsolidasi organisasi di jantung Lampung Selatan.

Acara dibuka dengan getaran doa melalui Istighotsah Hadritussyech KH Hasyim Asy'ari. Dipimpin langsung oleh Katib Syuriah PCNU Lampung Selatan, H. Nur Mahfudz, gema selawat dan zikir memenuhi ruangan.

Dalam suasana yang begitu syahdu seperti yang terlihat dari deretan tokoh yang menunduk khusyuk di barisan depan, doa dipanjatkan secara spesifik untuk keselamatan bangsa.

"Mengetuk pintu langit, memohon agar Indonesia, Provinsi Lampung, khususnya Lampung Selatan selalu dalam kondisi aman, damai, dan kondusif," ujar KH Mahfudz kepada awak media usai acara.

"Tak lupa, doa dipanjatkan bagi para Muasis (pendiri) NU, penggerak organisasi di akar rumput, hingga para pemimpin daerah agar senantiasa diberi petunjuk dalam mengemban amanah" Sambungnya

Puncak acara diisi dengan Taujihat (arahan strategis) dari Rois Syuriah PCNU Lampung Selatan, KH M. Ishomudin. Dengan nada yang menggugah, beliau memberikan peringatan keras namun menyejukkan bagi seluruh kader.

Dirinya menekankan pentingnya loyalitas dalam berorganisasi. Menurutnya, NU adalah "Gerbong Besar" yang diberkahi.

"Jangan sampai kita ketinggalan rombongan besar ini, apalagi sampai ditinggal rombongan," tegas KH M. Ishomudin di hadapan para jemaah yang menyimak dengan saksama.

Lebih lanjut, ia memberikan pesan eskatologis yang menyentuh sanubari bahwa berkhidmat di NU bukan sekadar urusan dunia, Di akhirat nanti, para kekasih Allah (Aulia) dan para pendiri NU telah menunggu untuk membersamai para pengurus dan jemaah menghadap Allah SWT.

Visual dari lokasi menunjukkan pemandangan yang menyentuh: para kiai, santri, dan pengurus duduk lesehan di atas karpet hijau dengan hidangan sederhana di hadapan mereka. Tidak ada sekat antara pemimpin dan umat. Ruangan yang didominasi warna hijau khas Nahdliyin tersebut menjadi saksi bisu tekad bulat PCNU Lampung Selatan untuk tetap istiqomah di jalur dakwah Ahlussunnah wal Jama'ah.

Lailatul Ijtima' kali ini kembali membuktikan bahwa kekuatan NU Lampung Selatan terletak pada kedekatan spiritual dan soliditas barisannya

(Ben)