KEPALA SEKOLAH RESAH, KETUM AWPI UNGKAP PENTINGNYA MELEK HUKUM, PESERTA DESAK BENTUK LBH KHUSUS SEKOLAH
LAMPUNG TENGAH - Dunia pendidikan Lampung makin panas, Para kepala sekolah dan guru SMA Negeri se-Lampung Tengah, Metro, Tulang Bawang, dan Mesuji kompak teriak butuh bantuan hukum.
Desakan ini mencuat dalam kegiatan "Penguatan Profesional dan Pemahaman Hukum dalam Manajemen Sekolah" di Aula SMA Negeri 1 Terusan Nunyai, Senin (27/4/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Ketum Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI), Hengki Ahmat Jazuli.
“Penguatan profesional harus diiringi pemahaman hukum yang baik. Kepsek dan guru wajib tahu batasan dan tanggung jawabnya biar nggak terjerat kasus hukum,” tegas Hengki di hadapan peserta.
Hengki membongkar fakta: urusan sekolah bukan cuma akademik. Tata kelola anggaran, administrasi, hingga sengketa hukum jadi bom waktu kalau kepsek buta aturan. Transparansi dan akuntabilitas wajib hukumnya karena sekolah adalah lembaga publik.
Sesi diskusi pun memanas. Para peserta blak-blakan soal ribetnya aturan dan potensi pidana di dunia pendidikan.
Sunarti, guru dari SMA Negeri 1 Meraksa Aji Tulang Bawang, mewakili peserta langsung nembak: “Kami butuh LBH khusus, Kompleksitas aturan butuh pendampingan profesional dan berkelanjutan.” ujarnya
Gayung bersambut. Hengki Ahmat Jazuli setuju 100%. Menurutnya, LBH sektor pendidikan sudah jadi kebutuhan mendesak. “Ini langkah strategis. Kepsek dan guru nggak boleh jalan sendiri kalau ada masalah hukum. LBH bisa kasih konsultasi sampai advokasi,” tandasnya.
Dengan LBH, semua kebijakan sekolah dijamin tetap di jalur hukum. Pengelola sekolah juga lebih aman dan tenang dalam bertugas.
Kepala SMA Negeri 1 Terusan Nunyai, Dra. Ratnawati, M.Pd., mengaku kegiatan ini nampol banget.
“Sangat membantu kami pahami aspek hukum yang selama ini jadi kendala. Kami jadi lebih pede kerja profesional sesuai aturan,” pungkasnya.
Ia berharap acara serupa digelar rutin biar para kepsek dan guru nggak kudet soal dinamika kebijakan pendidikan.
Forum ini memang jadi ajang curhat para pengelola sekolah. Mulai dari pusingnya kelola anggaran, ribetnya administrasi, sampai ngeri-ngeri sedap hadapi potensi sengketa hukum, semua dibahas tuntas.
Targetnya jelas: SMA Negeri di Lampung Tengah, Metro, Tulang Bawang, dan Mesuji harus naik kelas. Manajemen sekolah wajib profesional, transparan, dan anti melanggar hukum.