Akses Jalan Rusak Hambat Hak Siswa Dapat Program MBG
LAMPUNG SELATAN - Program Makan Bergizi Gratis kini menjadi harapan besar untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar siswa di seluruh Indonesia. Namun, impian tersebut belum sepenuhnya menyentuh seluruh pelosok negeri. Salah satunya di SDN 2 RAWI.
Di sekolah ini, para siswa belum bisa menikmati program makan bergizi gratis seperti rekan-rekan mereka di wilayah lain. Kendala utamanya bukan terletak pada pasokan makanan, melainkan pada infrastruktur akses jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan.
Kondisi jalan menuju lokasi sekolah yang rusak parah dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan, membuat kendaraan pengangkut logistik makanan tidak bisa menjangkau area sekolah. Akibatnya, distribusi makanan terhambat dan siswa terpaksa harus beraktivitas tanpa dukungan program nutrisi tambahan tersebut.
Beberapa poin utama mengenai situasi ini :
Hambatan Distribusi: Kendaraan pengantar makanan kesulitan melintasi jalur yang rusak dan berlumpur.
Risiko Logistik: Risiko kerusakan makanan dan ketidakteraturan jadwal pengiriman menjadi kendala utama bagi penyedia layanan.
Dampak Siswa: Siswa di SDN 2 RAWI kehilangan kesempatan untuk mendapatkan nutrisi tambahan yang sebenarnya sangat mereka butuhkan untuk mendukung kegiatan belajar di sekolah.
Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah daerah Lampung Selatan untuk memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan. Perbaikan akses jalan bukan sekadar untuk mobilitas biasa, namun kini menjadi kunci penting agar hak siswa dalam mendapatkan nutrisi yang layak dapat terpenuhi.
Harapannya, sinergi antara dinas terkait dan pihak sekolah segera terjalin demi mewujudkan kesetaraan hak belajar bagi para siswa di SDN 2 RAWI.
Di ketahui bahwa lokasi desa tersebut masuk pada wilayah kerja dapur MBG di desa kuripan, akses yang tidak memadai menjadi penyebab utama sehingga di alihkan ke dapur di wilayah kecamatan palas sebagai alternatif untuk mempermudah pelaksanaan program tersebut
HAKRI Kepala Sekolah SDN 2 Rawi membeberkan runutan masalah sehingga program tersebut belum menyentuh lembaga pendidikan yang ia bina
"Seminggu yang lalu kami melaksanakan rapat yang menghasilkan bahwa seharusnya pada senin tanggal 23 lalu program tersebut sudah bisa di laksanakan, namun setelah di konfirmasi ternyata belum bisa karena belum dapat informasi dari pemerintah pusat" Ujarnya (26/02/2026)
HAKRI membenarkan terkait adanya inisiatif iuran para guru dan masyarakat dalam pengecoran jalan yang belum pernah tersentuh oleh pemerintah daerah, guna mempermudah akses jalan agar program makan gizi gratis tersebut bisa sampai ke SDN 2 Rawi
Terpisah, ALFARIZI Koordinator SPPI Wilayah Lampung Selatan membenarkan bahwa di Kabupaten Lampung Selatan masih terdapat sebagian sekolah di kecamatan yang belum tersentuh program Makan Gizi Gratis
ALFARIZI menerangkan bahwa di Lampung Selatan berjumlah 118 SPPG sudah berjalan, dan 18 SPPG masih menunggu untuk beroperasi, dan tentunya ia akan terus mengawal pemerataan program tersebut (Ben)