Wali Kota Bekasi Hentikan Paksa Proyek Kabel Optik Ilegal di Kali Abang Tengah

Wali Kota Bekasi Hentikan Paksa Proyek Kabel Optik Ilegal di Kali Abang Tengah

KOTA BEKASI - Wali Kota, Tri Adhianto, melakukan tindakan persuasif namun tegas dengan terjun langsung ke lapangan guna menghentikan proyek penggalian kabel optik yang dinilai ilegal di kawasan Jalan Kali Abang Tengah, Bekasi Utara, pada Minggu (22/2/2026). Langkah ini diambil setelah ditemukannya fakta bahwa aktivitas konstruksi tersebut berlangsung tanpa disertai dokumen perizinan yang sah maupun papan informasi proyek yang transparan, sehingga memicu ketegangan di lokasi kejadian.

Kondisi di lapangan yang menunjukkan galian memakan sebagian badan jalan serta tumpukan tanah yang berserakan tidak hanya mengganggu kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga membahayakan keselamatan pengguna jalan. Ketidakhadiran pengawas resmi atau perwakilan perusahaan yang bertanggung jawab saat diinterogasi semakin memperkuat keputusan Wali Kota untuk menghentikan seluruh aktivitas pekerjaan secara permanen hingga seluruh legalitas administrasi dapat dibuktikan.

Sebagai bentuk sanksi administratif dan langkah preventif, Wali Kota memerintahkan penyitaan alat-alat kerja proyek untuk diamankan di Kantor Kecamatan Bekasi Utara sebagai jaminan agar pihak pelaksana segera melapor dan mengurus prosedur sesuai ketentuan yang berlaku.

Kejadian ini juga menjadi momentum bagi Tri Adhianto untuk memberikan peringatan keras kepada jajaran Camat dan Lurah setempat agar lebih proaktif dalam melakukan pengawasan wilayah. Ia menekankan bahwa lemahnya pengawasan di tingkat bawah tidak boleh menjadi celah bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab untuk melakukan pekerjaan liar yang merusak fasilitas umum. Pemerintah Kota Bekasi menegaskan bahwa setiap proyek yang memanfaatkan infrastruktur publik harus melalui koordinasi yang jelas, mengingat selama ini banyak galian kabel optik yang ditinggalkan begitu saja dalam kondisi rusak sehingga warga sekitar terpaksa menanggung kerugian fisik maupun material untuk memperbaikinya sendiri.