Pastikan Transparan, BGN Sampaikan Rincian Anggaran MBG
LAMPUNG SELATAN - Badan Gizi Nasional Republik Indonesia secara resmi merilis rincian anggaran untuk Program Makan Bergizi Gratis atau MBG. Langkah ini diambil guna memastikan pengelolaan anggaran yang transparan, terukur, dan tepat sasaran bagi seluruh penerima manfaat di berbagai jenjang pendidikan serta kelompok rentan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki babak baru dengan pembagian porsi yang disesuaikan berdasarkan kebutuhan gizi dan jenjang pendidikan. Pemerintah membagi kategori ini menjadi dua kelompok utama, yakni Porsi Kecil dan Porsi Besar.
Untuk Porsi Kecil, anggaran yang dialokasikan adalah sebesar Rp13.000 per porsi. Kategori ini diperuntukkan bagi balita serta siswa jenjang PAUD, Taman Kanak-Kanak (TK), hingga siswa Sekolah Dasar kelas satu sampai kelas tiga.
Sementara itu, untuk Porsi Besar, dialokasikan anggaran sebesar Rp15.000 per porsi. Target penerimanya meliputi siswa SD kelas empat hingga enam, pelajar SMP, SMA atau SMK, serta kelompok prioritas lainnya yaitu ibu hamil dan ibu menyusui.
Dalam rincian yang dirilis, Badan Gizi Nasional menekankan efisiensi biaya dengan pembagian sebagai berikut:
1. Porsi Besar (Total Rp15.000):
Rp10.000 dialokasikan khusus untuk bahan baku makanan.
Rp3.000 untuk biaya operasional, termasuk upah relawan, listrik, dan transportasi.
Rp2.000 untuk biaya sewa tempat dan fasilitas.
2. Porsi Kecil (Total Rp13.000):
Rp8.000 dialokasikan untuk bahan baku makanan.
Rp3.000 untuk biaya operasional.
Rp2.000 untuk biaya sewa tempat dan fasilitas.
Deki Febriansyah Ketua SPPG Dapur Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni mengatakan bahwa dengan paparan rincian harga yang disampaikan kepada media Rajabasapos.id merupakan bagian dari bentuk keterbukaan terkait pengelolaan anggaran program Makan Gizi Gratis. Rabu (25/02/2026)
Ia juga menambahkan bahwa akan berkomitmen dalam menjaga integritas program ini agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya di wilayah kerja nya. (Ben)